Palembang,Focuskini
PT Kilang Pertamina Internasional RU Plaju (Kilang Pertamina Plaju) menunjukkan kepedulian sosial dan aksi tanggap nyata melalui Tim Relawan Pertamina Peduli RU III Plaju. Secara bertahap sejak awal Desember hingga Januari 2026, tim relawan telah menyalurkan sebanyak 1.004 item barang bantuan untuk mendukung penanganan bencana serta pemulihan kebutuhan dasar masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang.
Penyaluran bantuan tersebut didistribusikan secara merata ke berbagai desa dan kecamatan terdampak di Aceh Tamiang, dengan jangkauan penerima manfaat langsung mencapai 2.378 jiwa. Paket bantuan yang disalurkan mencakup berbagai sektor krusial, mulai dari bahan pangan/sembako, perlengkapan tidur, pakaian, perlengkapan ibadah dan edukasi keagamaan, hingga penunjang operasional dapur umum masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR RU III PT Kilang Pertamina Internasional, Siti Fauzia, menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan wujud solidaritas dan komitmen kepekaan sosial Perwira Kilang Plaju dalam mendampingi masyarakat yang membutuhkan.
“Kehadiran Tim Relawan Pertamina Peduli RU III Plaju di Kabupaten Aceh Tamiang adalah bentuk pilar kepedulian sosial perusahaan. Kami berupaya hadir secara bertahap dan berkelanjutan guna memastikan kebutuhan paling mendasar warga terdampak dapat terpenuhi, baik kebutuhan logistik harian, kelayakan tempat tinggal/tidur, hingga dukungan operasional dapur umum,” ujar Siti Fauzia.
Penyaluran Bertahap dan TerintegrasiPenyaluran bantuan kemanusiaan oleh Tim Relawan Pertamina Peduli RU III Plaju dilaksanakan dalam tiga gelombang. Pada gelombang pertama, (5–12 Desember), relawan Pertamina enjangkau 446 jiwa penerima manfaat melalui penyaluran bantuan pangan (mi instan, air mineral, beras), perlengkapan tidur (40 unit kasur), serta set perlengkapan ibadah (sarung, sajadah, mukena).
Kemudian pada gelombang kedua (29 Desember – 7 Januari), bantuan dari Kilag Plaju berfokus pada pemenuhan pakaian harian dan kebutuhan spiritual/keagamaan masyarakat dengan menjangkau 596 jiwa. Bantuan terdiri dari pakaian, sarung, peci, sejadah, serta ratusan buku bacaan keagamaan (Al-Qur’an, Iqro, Juz Amma, dan kisah Nabi).
Adapun pada gelombang ketiga (15–22 Januari 2026), relawan menjangkau 1.336 jiwa penerima manfaat dengan menitikberatkan pada perlengkapan kenyamanan pemulihan (120 unit kasur, 120 bantal guling, 50 sprei) serta aktivasi operasional Dapur Umum masyarakat melalui bantuan 2 unit tabung gas penunjang.
Siti Fauzia menambahkan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan bersama pihak pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat agar distribusi bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak pemulihan yang optimal.“Kami berharap bantuan logistik serta sarana pendukung yang disalurkan oleh para Perwira Kilang Plaju ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh Tamiang, memulihkan aktivitas harian warga, serta membangkitkan kembali semangat masyarakat pascabencana,” tutupnya.(soim)










