Palembang,Focuskini
Bulog Kanwil Sumsel Babel mulai melakukan survei ketersediaan gudang tambahan di Kecamatan Lalan, Musi Banyuasin, guna mengantisipasi lonjakan serapan gabah petani yang diprediksi meningkat drastis pada tahun 2026.
Langkah ini dilakukan seiring dengan upaya mendorong peningkatan indeks pertanaman (IP) petani dari satu kali menjadi hingga tiga kali tanam dalam setahun untuk memperkuat stok pangan nasional.
Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Sumsel Babel, Mersi Windrayani menyampaikan jika kesiapan infrastruktur penyimpanan menjadi prioritas utama mengingat volume pengadaan tahun ini diperkirakan melampaui capaian 100 ribu ton pada 2025.
“Untuk 2026 memang untuk gudang kita tadi sudah ada titik terang ya, mungkin nanti kita juga dapat informasi bahwa di daerah sini juga ada gudang dan akan kita survei, gudang itu sangat diperlukan apalagi dengan untuk pengadaan di tahun ini meningkat dibandingkan 2025,” ujar Mersi Windrayani, Selasa (3/2/2026).
Kepastian kehadiran Bulog di tengah petani juga dinilai memberikan dampak psikologis positif terhadap rencana peningkatan frekuensi tanam.
Penyuluh Pertanian Kecamatan Lalan, Basuki Rahmat mengungkapkan jika dukungan langsung ini menjadi motivasi bagi petani untuk mengejar keuntungan yang lebih besar.
“Diharapkan dengan Bulog datang dan terjun langsung ke sini nanti peningkatan satu IP, indeks pertanaman dari yang biasanya satu kali menjadi dua kali karena didukung oleh keuntungan petani,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Pengurus Gapoktan dan Brigade Pangan Kecamatan Lalan, Suhardi, menekankan pentingnya peningkatan indeks tanam sebagai solusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani muda.
“Kami juga mengajak petani-petani muda yang ada di desa ini supaya dapat bisa menanam dua kali, yang tadinya nanam satu kali hanya cukup untuk bayar hutang, kalau nanam dua kali bisa untuk beli motor,” pungkasnya. (Tia)











