Palembang,Focuskini
Seleksi penerimaan siswa baru di Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) Sumatera Selatan kembali dibuka. Tahun ajaran 2026/2027 menjadi momentum penting bagi para pelajar berbakat olahraga untuk menapaki jalur pembinaan prestasi yang lebih terarah, terstruktur, dan berkelanjutan.
Kepala Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya, Aliyuddin Asral, S.Pd., M.Si, menegaskan bahwa SONS tidak sekadar menjadi tempat menempuh pendidikan formal setingkat SMA, melainkan juga pusat pembinaan atlet muda yang dipersiapkan untuk berprestasi di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
“Kami menjaring siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki potensi dan mental juara di bidang olahraga,” ujarnya.
Lebih jauh ia menjelaskan, berbasis kurikulum nasional yang dipadukan dengan program latihan intensif, SONS hadir sebagai ruang tumbuh bagi generasi muda yang ingin menyeimbangkan prestasi akademik dan olahraga. Sekolah ini secara khusus dirancang untuk mencetak atlet pelajar yang disiplin, tangguh, dan berdaya saing tinggi.
Seleksi terbuka bagi lulusan SMP atau sederajat dengan batas usia maksimal 17 tahun untuk jenjang kelas X. Calon peserta diwajibkan memiliki Kartu Keluarga Provinsi Sumatera Selatan serta bukti prestasi atau potensi di bidang olahraga berupa sertifikat atau piagam.
“Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan resmi yang telah disediakan, namun juga tetap membuka jalur luring dengan pengantaran berkas langsung ke sekolah. Menariknya, siswa dari SMP SONS yang ingin melanjutkan ke jenjang SMA tetap diwajibkan mengikuti proses seleksi dari awal, memastikan kompetisi berjalan secara adil dan terbuka,” katanya.
Dokumen yang harus disiapkan, sambungnya, meliputi formulir pendaftaran, surat keterangan sekolah asal, akta kelahiran, ijazah atau surat keterangan aktif, rapor terakhir, NISN, serta pas foto terbaru.
Proses seleksi dilakukan berlapis, dimulai dari administrasi, kemudian dilanjutkan dengan tes kesehatan, tes fisik, keterampilan cabang olahraga, psikotes, hingga wawancara. Setiap tahapan dirancang untuk mengukur kesiapan calon siswa tidak hanya dari sisi kemampuan teknik, tetapi juga kondisi fisik, mental, dan karakter.
“Tahun ini, SONS menetapkan kuota penerimaan sebanyak 80 siswa atlet. Mereka akan diseleksi dari berbagai cabang olahraga seperti atletik, sepak bola, pencak silat, taekwondo, renang, hingga wushu dan tenis meja,” ungkapnya
Ia menambahkan, selain itu, SONS juga membuka keempatan bagi atlet disabilitas kategori tunadaksa melalui jalur khusus, dengan rekomendasi dari NPCI Sumatera Selatan. Cabang olahraga yang tersedia antara lain para atletik, para bulutangkis, para catur, para tenis meja, dan para renang.
Pendaftaran dibuka sejak 11 Februari hingga 7 April 2026. Hasil seleksi administrasi diumumkan pada 10 April, dilanjutkan dengan rangkaian tes yang berlangsung hingga 24 April. Pengumuman akhir dijadwalkan pada 28 April 2026, sementara daftar ulang berlangsung hingga awal Mei.
“Peserta yang dinyatakan lulus akan mulai masuk asrama pada 7 Juli 2026, menandai dimulainya kehidupan baru sebagai siswa-atlet yang menjalani pembinaan terpadu.
SONS menerapkan sistem evaluasi berkala setiap semester. Siswa yang menunjukkan perkembangan akan terus dibina, sementara mereka yang tidak mengalami peningkatan, baik di bidang akademik maupun olahraga, akan dikembalikan kepada orang tua,” katanya
Lanjutnya, tenaga pengajar berasal dari lulusan S1 dan S2 yang berkompeten, sedangkan pelatih olahraga direkrut dari rekomendasi induk organisasi cabang olahraga. Hal ini memastikan kualitas pembinaan berjalan optimal dan profesional.
Untuk mendukung proses belajar dan latihan, SONS menyediakan berbagai fasilitas seperti ruang kelas, sarana olahraga sesuai cabang, asrama putra dan putri terpisah, perpustakaan, gedung olahraga, hingga fasilitas ibadah. Kebutuhan akomodasi dan konsumsi siswa juga telah disiapkan secara terpadu.
Aliyuddin menambahkan, lulusan SONS yang berprestasi akan mendapatkan rekomendasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, sekaligus membuka peluang karier sebagai atlet profesional.
“Dengan sistem seleksi ketat, pembinaan berkelanjutan, serta fasilitas memadai, SONS Sumatera Selatan terus memantapkan posisinya sebagai kawah candradimuka bagi lahirnya atlet-atlet muda berprestasi dari Bumi Sriwijaya,” tutupnya. (Has)













