Sumsel Siagakan Tiga Moda Transportasi Mudik Gratis, Keberangkatan Dimulai 17 Maret

Palembang,Focuskini

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjadwalkan pelepasan program mudik gratis 2026 menggunakan moda bus, kereta api, dan speedboat pada 17 Maret mendatang guna menjamin keamanan serta meringankan beban ekonomi masyarakat menengah ke bawah.

Pelepasan yang rencananya dipimpin langsung oleh Gubernur Sumsel ini menjadi solusi mobilisasi bagi warga yang ingin pulang kampung ke jalur darat maupun perairan.

Saat ini, antusiasme masyarakat tercatat sangat tinggi, terutama pada jalur kereta api rute Lubuk Linggau yang telah habis terpesan, sehingga slot yang tersisa kini hanya tersedia untuk rute menuju Tanjung Karang, Lampung.

“Tahun ini kembali diadakan program mudik gratis dengan tiga moda transportasi. Pelaksanaan pelepasan direncanakan pada tanggal 17 Maret oleh Pak Gubernur,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Musni Wijaya, Rabu (11/3/2026).

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Dishub Sumsel menggandeng Jasa Raharja dan Damri guna menyediakan armada bus yang laik jalan.

Sementara untuk wilayah perairan, pihak provinsi menyiagakan dua unit speedboatberkapasitas 50-60 orang untuk rute Makarti, yang diperkuat dengan armada mandiri dari kabupaten seperti Banyuasin untuk rute Lalan.

“Kami menyiapkan unit speedboat untuk meng-cover daerah perairan. Daerah lain seperti Lalan juga telah menyiapkan armada sendiri untuk melayani kebutuhan pemudik di wilayah perairan,” jelasnya.

Selain aspek transportasi, pengamanan ketat juga dilakukan dengan menyiagakan 1.060 personel gabungan dari TNI, Polri, Dishub, Pol PP, hingga Pramuka. Tim gabungan ini akan tersebar di 561 posko Lebaran yang mencakup wilayah kabupaten/kota, terminal, hingga bandara di seluruh Sumatera Selatan.

“Kami juga telah menyiapkan posko-posko Lebaran dengan total sekitar 561 posko yang tersebar di wilayah provinsi. Personel yang terlibat merupakan tim gabungan,” tambahnya.

Terkait kondisi infrastruktur, Dishub Sumsel terus berkoordinasi intensif dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Target pengerjaan jalan dipastikan rampung sebelum puncak arus mudik agar perjalanan masyarakat tidak terhambat oleh kondisi jalan yang rusak.

“Balai Besar Jalan menargetkan pada H-7 Lebaran sudah tidak ada lagi jalan yang berlubang. Fokus kami adalah memberikan pelayanan maksimal di semua lini agar masyarakat bisa mudik dengan tenang dan lancar,” pungkasnya. (Tia)

News Feed