Palembang,Focuskini
Tragedi berdarah mengguncang warga Pagar Alam Kelurahan Nendagung, Pagar Alam, Kamis malam 14 Mei 2026. Seorang perempuan berinisial IK (30) ditemukan tewas di rumahnya setelah diduga dicekik suaminya sendiri, JA (35).
Informasi dilapangan, Polisi menyebut pemicu awal insiden itu berasal dari isi pesan dan status WhatsApp milik korban yang membuat pelaku naik pitam. Adu mulut tak terhindarkan hingga emosi JA memuncak.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.30 WIB di Gang Cempaka RT 20 RW 10. Dalam kondisi kalap, JA diduga mencekik leher istrinya sampai korban tak sadarkan diri dan meninggal di tempat.
Usai kejadian, JA tidak melarikan diri. Ia justru menghubungi Ketua RT setempat untuk mengaku. Warga yang mendapat kabar segera melapor ke polisi.
Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada melalui Kasat Reskrim AKP Angga Kurniawan mengatakan petugas langsung turun ke lokasi begitu laporan masuk.
“Anggota segera mengamankan TKP dan mengamankan terduga pelaku untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kasat Reskrim
Saat warga dan Ketua RT tiba di rumah pelaku, JA masih berada di dalam rumah tanpa perlawanan. Polisi kemudian mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, handphone, dan kalung yang ditemukan di lokasi.
Pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan menunggu hasil visum untuk memastikan motif sebenarnya.
“Kami dalami apakah motifnya benar karena masalah status WA atau ada faktor lain di baliknya,” pungkasnya.(delta)








