Palembang,Focuskini
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Selatan menggencarkan program SIGUNTANG MENYAPA secara serentak di seluruh kabupaten/kota untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor melalui sistem jemput bola di berbagai pusat aktivitas masyarakat.
“ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya usai program ini di Launching Gubernur Sumsel Herman Deru. Melalui SIGUNTANG MENYAPA, kami hadir langsung di tengah masyarakat, khususnya di pusat-pusat aktivitas seperti mal, pasar, hingga perkantoran. Tujuannya agar masyarakat lebih mudah dan sadar untuk memenuhi kewajiban pajaknya,” ujar , Rabu (6/5/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di sejumlah titik strategis seperti Palembang Square, Palembang Icon, dan Kolam Renang Lumban Tirta ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.
Berdasarkan data Aplikasi SIGUNTANG per 5 Mei 2026, tercatat sebanyak 5.834 unit kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, masih belum melakukan pembayaran pajak.
Namun, dari total tersebut, sebanyak 900 unit kendaraan atau sekitar 15,42 persen telah melakukan pembayaran. Capaian ini dinilai sebagai indikator positif terhadap efektivitas program yang baru berjalan dua kali tersebut.
“Alhamdulillah, dari data yang ada sudah ada 900 kendaraan yang melakukan pembayaran. Ini menunjukkan respons masyarakat cukup baik,” katanya.
Rizwan menjelaskan bahwa SIGUNTANG MENYAPA akan terus menyasar lokasi potensial lainnya, termasuk kantor OPD, restoran, rumah sakit, hingga kantor perusahaan swasta, BUMD, dan BUMN.
Pendekatan langsung ke lapangan diharapkan dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya pajak bagi pembangunan sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
“Kami optimistis ke depan angka kepatuhan akan terus meningkat,” ucap dia. (Tia)








