Bapenda Sumsel Targetkan Pemutakhiran Data Kendaraan di 17 Kabupaten/Kota

Palembang,Focuskini

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Selatan menggelar rapat koordinasi lintas instansi di Aula Sriwijaya pada Rabu (8/4/2026) guna melakukan pemutakhiran data kendaraan bermotor secara terpadu di seluruh kabupaten/kota demi mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kegiatan yang melibatkan Dinas PMD dan pemerintah kabupaten/kota ini dijadwalkan berlangsung mulai April hingga 31 Mei 2026 sebagai langkah strategis memperkuat basis data pajak daerah.

Kepala Bapenda Sumsel, Achmad Rizwan menyampaikan jika akurasi data merupakan aspek krusial karena sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan pilar utama pembiayaan pembangunan di wilayah Sumatera Selatan.

“Pajak kendaraan bermotor menjadi salah satu tulang punggung pendapatan daerah. Oleh karena itu, pengelolaan data yang akurat dan terintegrasi sangat diperlukan agar potensi penerimaan pajak dapat dioptimalkan,” ujar Rizwan, Kamis (9/4/2026).

Validasi ini juga merupakan tindak lanjut dari pengoperasian aplikasi SIGUNTANG yang mewajibkan adanya integrasi data yang kuat.

Berdasarkan catatan masa uji coba sejak awal tahun hingga Maret 2026, aplikasi tersebut telah mendeteksi potensi pajak sebesar Rp673 juta, dengan realisasi pembayaran mencapai 43,47 persen dari total kendaraan yang terdata.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas PMD Sumsel, Sutoko, memberikan dukungan penuh dengan menginstruksikan perangkat desa dan kelurahan untuk menjadi ujung tombak verifikasi di lapangan.

Keterlibatan aparatur tingkat bawah diharapkan mampu menyelesaikan persoalan kendaraan yang belum teridentifikasi serta perubahan status kepemilikan agar transparansi pajak semakin meningkat.

“Pemerintah desa dan kelurahan memiliki pemahaman langsung terhadap kondisi masyarakat di wilayahnya. Karena itu, kami meminta seluruh desa untuk aktif melakukan verifikasi dan validasi data kendaraan bermotor,” pungkasnya. (Tia)