Palembang,Focuskini
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggelar Apel Gabungan dan Halal Bihalal Tahun 2026 sebagai momentum strategis untuk memperkuat soliditas aparatur sekaligus mengakselerasi kinerja pasca-Lebaran. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (30/3/2026) ini dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Jalan Kapten A. Rivai, Palembang.
Apel tersebut diikuti oleh pejabat struktural eselon III dan IV, seluruh aparatur sipil negara (ASN) di masing-masing perangkat daerah, serta para kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB di wilayah Kota Palembang. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam membangun sinergi yang lebih kuat antar lini pelayanan publik.
Untuk memastikan tertib administrasi, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) diminta mengoordinasikan daftar hadir pegawainya dan menyerahkannya kepada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sumatera Selatan saat kegiatan berlangsung.
Di tengah suasana kebersamaan tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk menjadikan momen halal bihalal sebagai titik balik peningkatan kinerja. Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Mondyaboni, menilai kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan ruang refleksi dan konsolidasi bagi seluruh jajaran pendidikan.
“Halal bihalal ini harus dimaknai lebih dalam, bukan hanya saling memaafkan, tetapi juga memperbarui semangat kerja dan komitmen pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, tantangan sektor pendidikan semakin kompleks, mulai dari pemerataan akses hingga peningkatan kualitas pembelajaran. Karena itu, dibutuhkan kerja kolektif, disiplin, dan integritas yang kuat agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberi dampak nyata.
Mondyaboni menegaskan, pasca-Idul Fitri menjadi momentum yang tepat untuk mempercepat agenda strategis pendidikan di Sumatera Selatan. Ia mengingatkan seluruh jajaran agar meninggalkan pola kerja lama yang tidak efektif dan beralih pada kinerja yang terukur dan berorientasi hasil.
“Tidak ada ruang untuk bekerja setengah hati. Pelayanan pendidikan harus menjadi prioritas utama, karena menyangkut masa depan generasi muda,” tegasnya.
Lebih jauh, ia berharap momentum ini mampu memperkuat solidaritas antarpegawai serta menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif. Dengan semangat baru, Dinas Pendidikan Sumsel optimistis dapat mendorong lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
“Dari momentum ini, kita melangkah bersama dengan komitmen yang lebih kuat untuk membangun pendidikan Sumatera Selatan yang lebih maju dan berkualitas,” pungkasnya. (hasan)














