Palembang,Focuskini
Kilang Pertamina Plaju melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU III kembali memperkuat kontribusinya dalam aksi pengendalian perubahan iklim berbasis komunitas. Pada tahun ini, RW 007 Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang berhasil meraih Penghargaan Proklim Lestari 2025, yakni kategori tertinggi dalam Program Kampung Iklim (ProKlim) yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Predikat tersebut diberikan kepada komunitas yang secara konsisten melaksanakan aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim selama bertahun-tahun, memiliki inovasi yang berkelanjutan, serta menunjukkan ketangguhan kelembagaan dan pemberdayaan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Palembang serta menjadi contoh komunitas perkotaan yang berhasil membangun ketahanan iklim secara sistematis, kolektif, dan berkelanjutan.
Secara nasional, penghargaan Proklim 2025 diserahkan KLHK kepada desa, kelurahan, komunitas, dan pemerintah daerah yang dinilai unggul dalam aksi pengendalian perubahan iklim. KLHK menegaskan bahwa ProKlim bukan sekadar program penghargaan, melainkan gerakan nasional yang memperkuat peran masyarakat dalam mencapai target penurunan emisi gas rumah kaca dan peningkatan ketahanan iklim Indonesia. Aksi tapak yang dilakukan komunitas di berbagai wilayah dinilai menjadi fondasi penting dalam mewujudkan komitmen pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.
Keberhasilan RW 007 Sei Selincah meraih status ProKlim Lestari tidak terlepas dari dukungan berkelanjutan Kilang Pertamina Plaju melalui program CSR yang terarah, inklusif, dan dilakukan secara konsisten. Kilang Pertamina Plaju melalui program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) mendukung pembangunan instalasi hidroponik, pelatihan branding produk bagi UMKM, pelatihan pembuatan eco-enzyme dan komposting, pelatihan urban farming, serta pembekalan digital marketing untuk mendukung ekonomi hijau komunitas setempat.
Selain itu, perusahaan juga berkontribusi mendampingi komunitas dalam proses verifikasi lapangan Proklim Lestari, dukungan pembersihan lahan, konsumsi, serta fasilitasi di 10 titik binaan Proklim Sei Selincah. Dukungan lainnya meliputi penyediaan fasilitas pendukung bank sampah dan tempat sampah pemilahan 3R, penyediaan lampu tenaga surya, pengembangan budidaya hidroponik, serta pembangunan bak fermentasi untuk mendukung pengolahan sampah organik.
Area Manager Communication, Relations & CSR RU III Plaju – PT Kilang Pertamina Internasional, Siti Fauzia, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan wujud nyata kolaborasi efektif antara warga, pemerintah daerah, dan Pertamina Plaju dalam menciptakan ketahanan lingkungan yang berkelanjutan.
“Capaian ProKlim Lestari RW 007 Sei Selincah merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara warga, pemerintah daerah, dan Pertamina Plaju mampu menghasilkan perubahan signifikan dalam ketahanan lingkungan. Kami bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan ini,” ujarnya.
Sebagai bagian dari komitmen Pertamina Group terhadap keberlanjutan, Kilang Pertamina Plaju akan terus memperkuat program-program yang mendukung transisi energi, pengurangan emisi, dan penguatan kapasitas masyarakat. Keberhasilan RW 007 Sei Selincah menjadi ProKlim Lestari diharapkan dapat menjadi role model kampung iklim bagi wilayah lain di Palembang maupun daerah lain di Sumatera Selatan. Pertamina Plaju optimistis bahwa kolaborasi lintas sektor dan gerakan komunitas yang kuat akan menjadi pilar penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim di masa mendatang.(soim)









