NTP Sumsel Naik 0,21 Persen pada November 2025

Palembang,Focuskini

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan melaporkan nilai tukar petani (NTP) pada November 2025 tercatat lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yakni mengalami peningkatan 0,21 persen atau mencapai 130,85.

Kepala BPS Sumsel Moh Wahyu Yulianto menyampaikan bahwa kenaikan NTP tersebut dipengaruhi oleh penguatan di hampir seluruh subsektor pertanian.

Diketahui, subsektor tanaman pangan naik 0,08 persen, hortikultura melonjak 3,46 persen, perkebunan naik 0,20 persen, perikanan tangkap 0,23 persen, dan perikanan budidaya 0,49 persen.

“Untuk subsektor peternakan justru terjadi penurunan sebesar 1,14 persen,” ujar Wahyu, Selasa (2/12/2025).

Ia
menyebutkan beberapa komoditas yang memberikan kontribusi signifikan terhadap kenaikan NTP, antara lain kopi biji kering, cabai merah, jagung, karet, serta kakao.

Sementara itu, indeks konsumsi rumah tangga masyarakat pedesaan mengalami penurunan dari
127,88 menjadi 127,80 atau turun 0,07 persen.

“Penurunan tersebut terutama dipengaruhi kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau yang melemah 0,20 persen,” jelasnya.

Selain NTP, nilai tukar usaha petani (NTUP) juga menunjukkan penguatan. Pada November 2025, NTUP tercatat sebesar 134,26 atau naik 0,19 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

“Peningkatan NTUP ini mencerminkan kemampuan petani dalam mengelola usaha dan memenuhi kebutuhan produktif mereka masih terjaga,” pungkasnya. (Tia)

News Feed