Palembang,Focuskini
Durhaka, kata kata ini yang cocok disematkan kepada remaja lelaki di Palembang ini. Dirinya yakni MB berumur 20 tahun nekat melakukan penganiayaan terhadap ibu kandungnya sendiri yakni Pertiwi Fatrawati (62), gegara diduga tak diberi uang untuk membeli narkoba jenis sabu.
Akibat perbuatannya MB pun terpaksa diamankan petugas Polsek IT II, Palembang dan langsung diserahkan ke Polrestabes Palembang, Rabu (7/10/2026), guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dengan wajah bersalah dan tertunduk malu MB menyesali perbuatannya.
Aksi penganiayaan yang dilakukan MB terakhir terjadi pada Sabtu (3/10/2026), sekitar pukul 03.00, di Jalan Bambang Utoyo Lorong Sabahat Kelurahan 3 Ilir Kecamatan IT II, Palembang.
Dari keterangan korban saat melapor dan menyerahkan anaknya (pelaku-red), ke Polrestabes Palembang, Pertiwi menuturkan peristiwa itu terjadi berawal saat pelaku (anaknya-red) menemui korban selaku ibu kandung.
“Peristiwa ini kerap terjadi. Nah terakhir waktu itu, anak saya menemui saya,” ucap Pertiwi kepada petugas.
Kemudian, pelaku meminta sejumlah uang, pelaku juga mengatakan meminta uang tersebut untuk membeli sabu, ” Dia meminta uang pak memaksa katanya untuk membeli narkoba jenis sabu,” katanya.
Permintaan pelaku saat itu ditolak korban, dikarenakan korban tidak memilik uang. namun hal tersebut membuat pelaku tidak terima dan senang. Kemudian pelaku langsung menendang ke arah paha kaki sebelah kanan.
” Saya tidak beri uang pak. Karena saya tidak memiliki uang. Saat itu dia menendang ke arah paha kaki saya ,’ ungkapnya.
Tak hanya itu saja, pelaku juga memukul ke lengan atas tangan sebelah kanan sebanyak dua kali, dan meludahi ke arah wajah korban, sehingga korban mengalami luka lebam di bagian paha kaki sebelah kanan, lebam dan sakit di lengan atas tangan sebelah kanan.
” Oleh itulah pak, saya melapor ke Polsek hingga bawa anak saya kesini ke Polrestabes Palembang untuk diserahkan. Saya sudah tidak tahan lagi dengan ulahnya kerap melakukan penganiayaan terhadap saya ,” katanya.
Sementara, Pamapta SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Eko Denni Saputra didampingi Kanit SPKT Ipda Tri membenarkan adanya serahan seroang anak laki laki yang tega memukuli dan Penganiayaan ibu kandungnya sendiri gara gara tak diberikan uang untuk membeli sabu.
” Untuk serahan pelaku sudah kita terima dan hingga kini sudah kami serahkan kami ke anggota Satreskrim Polrestabes Palembang Unit PPA untuk diperiksa guna proses lebih lanjut, ” tutupnya.














