Tangis Perpisahan di SONS, 80 Siswa Siap Hadapi Dunia Nyata

Palembang, Focuskini

Air mata tak terbendung di halaman Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) Sumatera Selatan, Senin (20/4/2026). Di antara pelukan hangat dan senyum yang dipaksakan tegar, 80 siswa resmi dilepas menutup satu bab penting, sekaligus membuka pintu menuju medan kehidupan yang sesungguhnya.

Perpisahan ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menjadi titik balik dari ruang latihan dan kelas, menuju panggung yang lebih luas persaingan akademik, karier profesional, hingga ambisi mengharumkan nama daerah. Kenangan yang terbangun selama bertahun-tahun kini mengendap menjadi bekal emosional yang tak tergantikan.

Kepala SONS Sumsel, Aliyuddin Asral, menegaskan bahwa para lulusan tidak hanya dilepas dengan ijazah, tetapi juga dengan kesiapan utuh fisik, mental, dan karakter. Dalam sistem pendidikan berbasis olahraga yang dijalankan SONS, disiplin dan daya juang menjadi fondasi utama.

“Yang kami siapkan bukan hanya siswa yang kuat secara fisik, tetapi juga tangguh menghadapi tekanan dan mampu bersaing di luar sana,” ujarnya.

Data kelulusan tahun ini menunjukkan capaian signifikan. Dari 80 siswa yang berasal dari 15 cabang olahraga, hampir separuhnya sekitar 47,5 persen berhasil menembus perguruan tinggi negeri melalui jalur undangan tanpa tes. Angka ini menjadi indikator bahwa pembinaan di SONS tidak hanya menghasilkan atlet, tetapi juga pelajar berprestasi.

Namun, bagi yang belum menembus jalur tersebut, peluang belum tertutup. Aliyuddin menekankan, setiap siswa memiliki jalannya sendiri baik melanjutkan pendidikan, meniti karier di dunia olahraga, maupun mengabdi sebagai aparatur negara seperti ASN, TNI, dan Polri.

“Pilihan ada di tangan mereka. Tugas kami memastikan mereka siap. Sisanya adalah perjuangan mereka di lapangan kehidupan,” katanya tegas.

Ia menambahkan, filosofi pendidikan di SONS tidak berhenti pada capaian angka, tetapi pada pembentukan karakter. Ketekunan, sportivitas, dan daya tahan menghadapi kegagalan menjadi nilai yang diharapkan terus melekat dalam diri para lulusan.

Pihak sekolah pun memastikan dukungan tidak berhenti di gerbang kelulusan. Relasi, pembinaan lanjutan, hingga dorongan moral tetap diberikan agar para alumni mampu melangkah lebih jauh dan membawa nama Sumatera Selatan ke level yang lebih tinggi.

“Ini bukan akhir. Ini garis start baru. Apa yang mereka bawa dari SONS akan menentukan sejauh mana mereka melangkah,” tutupnya. (Has)