Palembang,Focuskini
Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Selatan resmi melarang operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas di ruas jalan tol dan non-tol wilayah Sumsel mulai 13 hingga 29 Maret 2026 guna menjamin kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.
Kebijakan ini menyasar kendaraan berat seperti truk tempelan, kereta gandengan, hingga angkutan hasil tambang dan material bangunan.
Kepala BPTD Kelas II Sumsel, Nurhadi Unggul Wibowo, menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai upaya preventif mengingat adanya prediksi lonjakan volume kendaraan pribadi pada periode tersebut.
“Pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga ke atas ini adalah upaya kami untuk memberikan ruang lebih bagi masyarakat yang hendak mudik. Kendaraan pengangkut hasil galian seperti pasir dan batu, serta bahan bangunan, dilarang melintas sementara agar tidak menghambat laju kendaraan kecil di jalur-jalur strategis,” ujar Nurhadi Unggul Wibowo, Senin (23/2/2026).
Meski ada pembatasan, pemerintah tetap memberikan pengecualian bagi angkutan logistik vital seperti sembako, BBM/BBG, pupuk, dan bantuan bencana.
Namun, kendaraan pengecualian tersebut wajib menyertakan dokumen muatan sah yang ditempelkan pada kaca depan kendaraan guna memudahkan verifikasi petugas serta memastikan kendaraan tidak melanggar aturan Over Dimension Over Loading (ODOL).
“Kami tetap mengizinkan angkutan logistik penting melintas, namun dengan syarat membawa surat muatan sah yang berisi detail jenis barang dan tujuan. Dokumen ini juga berfungsi memastikan kendaraan tersebut tidak termasuk kategori ODOL yang dapat merusak infrastruktur jalan,” imbuhnya.
Pihak BPTD memperingatkan para pengusaha angkutan untuk mematuhi jadwal yang telah ditetapkan guna menghindari sanksi putar balik di titik penyekatan.
Penegakan aturan ini diharapkan mampu menciptakan kondisi lalu lintas yang kondusif selama masa libur panjang di Sumatera Selatan.
“Harapan kami, seluruh pengusaha angkutan dapat bekerja sama dan mematuhi jadwal pembatasan ini demi kepentingan bersama, sehingga perjalanan mudik tahun ini bisa berlangsung aman, lancar, dan tanpa kendala lalu lintas yang berarti,” pungkasnya. (Tia)














