Cuaca Panas di MAN 1 Palembang,, Tantangan dan Semangat Belajar Siswa Dibawah Terik

Palembang,Focuskini

Cuaca panas yang menyebabkan suhu di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Palembang melonjak hingga 34 °C pada siang hari menjadikan ruang kelas terasa seperti sauna alami.

Bahkan tak hanya di kelas, dilapangan pun hanya kanopi alami dari beberapa pohon yang masih berusia remaja hasil penanaman menjadi satu-satunya peneduh dan penyegar udara bagi para murid dan staf pengajar setiap harinya di tengah terik matahari.

Lewat keteduhan yang tidak seberapa, siswa siswi MAN 1 Palembang masih bisa berlindung dari sengatan matahari yang sudah terasa sejak pukul 09.00 WIB pagi itu.

Cuaca ekstrim ini memerlukan perhatian khusus, terutama bagi siswa yang harus tetap belajar di dalam ruangan ber AC dan berkipas terbatas itu. Namun meskipun terik, semangat belajar para siswa tetap menyala.

“Saya membawa botol minum sendiri dan memakai topi saat keluar. Meski panas, kami tetap fokus karena guru-guru selalu memberi dukungan,” ujar Mirsya, salah satu siswa kelas 12
MAN 1 Palembang kepada media ini, Kamis 13 November 2025.

Menanggapi hal itu Kepala MAN  1 Palembang Widiawaty, S Pd MM mengakui keluhan tentang cuaca panas sudah muncul dari para guru dan murid.

“Kami pihak sekolah berharap agar semua warga madrasah dapat mengambil langkah-langkah dalam menjaga kesehatan dan produktivitas masing-masing saat menghadapi cuaca panas ekstrim seperti sekarang ini,” jelasnya.

Dengan kerja sama antara guru, siswa, dan orang tua, terang Widiawaty tantangan cuaca terik dapat diatasi tanpa mengganggu proses belajar mengajar.

“Kami juga sudah mengurangi aktivitas outdoor yang membutuhkan banyak energi, apalagi karena jumlah pohonnya kurang sehingga kalau di atas pukul 10.00 WIB di lapangan madrasah ini panas sekali ya rasanya, kasihan anak-anak,” katanya.

Akibat cuaca panas yang tengah terjadi, Widiawaty mengatakan pihaknya harus mengevaluasi beberapa kegiatan seperti senam bersama.

“Awalnya program itu diadakan pagi hari hingga pukul 07.30 WIB, tetapi di khawatirkan jika aktivitas senam yang terlalu lama akan membuat para siswa kepanasan, jadi untuk sementara saat kondisi panas hal itu ditiadakan dulu,” ujarnya lagi. (den)

News Feed