Palembang,Focuskini
Suasana SMP Kartika II-1 Palembang di kawasan 3 Ilir, Ilir Timur II, mendadak berubah semarak. Sorak sorai siswa dan tepuk tangan guru pecah saat sosok Prima Salam melangkah memasuki halaman sekolah. Bagi sekolah tersebut, kedatangannya bukan sekadar kunjungan pejabat, melainkan kepulangan seorang alumni yang pernah menapaki bangku yang sama, kini kembali dengan cerita keberhasilan.
Kunjungan ini menjadi momen sarat makna perpaduan antara silaturahmi, nostalgia, dan inspirasi. Sejak tiba di gerbang sekolah, Prima disambut hangat oleh siswa, guru, hingga tenaga kependidikan. Beberapa guru senior yang pernah membimbingnya tampak tak kuasa menyembunyikan rasa haru, menyaksikan langsung perjalanan panjang anak didik yang kini menjabat sebagai orang nomor dua di Kota Palembang.
Dengan penuh hormat, Prima menyalami satu per satu gurunya. Gestur sederhana itu menghadirkan suasana emosional, menegaskan bahwa keberhasilan tidak pernah lepas dari peran para pendidik. Ia mengakui, fondasi kedisiplinan dan kerja keras yang ia miliki saat ini ditempa sejak masa SMP.
“Di sinilah saya belajar arti disiplin dan tanggung jawab. Saya tidak pernah melupakan masa-masa itu. Kita harus ingat dari mana kita berasal dan siapa yang membantu kita hingga bisa berdiri hari ini,” ujarnya di hadapan siswa.
Dalam kesempatan tersebut, Prima menekankan pentingnya menjaga kerendahan hati, sekalipun telah meraih posisi tinggi. Menurutnya, kesadaran akan perjalanan hidup menjadi kunci untuk tetap membumi di tengah capaian.
Tak hanya bernostalgia, ia juga menyempatkan diri meninjau sejumlah ruang kelas yang dulu pernah ditempatinya. Ia berdialog santai dengan siswa, mendengarkan aspirasi, sekaligus memberikan motivasi langsung kepada generasi muda.
Pesan yang disampaikan pun tegas dan lugas: menjauhi narkoba, menjaga pergaulan, serta fokus pada pendidikan dan prestasi. Ia menegaskan bahwa setiap siswa memiliki peluang yang sama untuk meraih kesuksesan, selama mau berusaha dan disiplin.
“Kalian adalah calon pemimpin masa depan. Jangan sia-siakan waktu. Jika saya bisa sampai di titik ini, kalian pun bisa, bahkan melampaui.
Kunjungan ini menjadi pengingat kuat bahwa sekolah bukan sekadar tempat belajar, melainkan ruang yang membentuk karakter dan masa depan. Bagi siswa SMP Kartika II-1 Palembang, kehadiran Prima Salam bukan hanya kebanggaan, tetapi juga suntikan semangat untuk berani bermimpi dan bekerja keras mewujudkannya,” pungkasnya. (hasan)














