Potensi Zakat ASN dan BUMN Jadi Andalan Baznas Sumsel untuk Capai Rp 50 Miliar

Palembang,Focuskini

Zakat tidak hanya soal kewajiban, tapi juga menjadi alat nyata untuk memperkuat solidaritas sosial dan memberdayakan masyarakat. Hal ini yang menjadi fokus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam mengejar target penghimpunan Rp50 miliar sepanjang 2026.

Hingga awal Maret 2026, sekitar 70 persen aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumsel tercatat rutin menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Baznas. Artinya, masih ada 30 persen potensi yang bisa dioptimalkan untuk meningkatkan dampak sosial di Bumi Sriwijaya.

Kepala Baznas Sumsel, Darami, menekankan bahwa zakat profesi ASN bukan sekadar kewajiban, tetapi wujud kepedulian nyata terhadap sesama. “Mereka yang berzakat adalah orang-orang luar biasa. Selain menunaikan kewajiban, zakat ini membantu masyarakat yang membutuhkan secara langsung,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Bagi ASN yang belum memenuhi nisab atau merasa belum mampu berzakat, Baznas Sumsel menyediakan opsi infak dan sedekah. Menurut Darami, keduanya tetap merupakan sarana membersihkan harta sekaligus berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat.

Tidak hanya ASN, Baznas Sumsel juga membidik perusahaan skala nasional dan BUMN di wilayah ini untuk menyalurkan zakat melalui unit pengumpul lokal. Saat ini terdapat sekitar 75 unit pengumpul zakat, termasuk perusahaan besar seperti PT Semen Baturaja dan PT Bukit Asam (PTBA). Upaya ini dilakukan agar dampak sosial zakat bisa lebih terasa langsung di masyarakat Sumsel, bukan tersentralisasi di tingkat pusat.

Dengan penguatan koordinasi di tingkat organisasi perangkat daerah (OPD) dan dorongan bagi BUMN, Baznas Sumsel optimistis target Rp50 miliar bukan sekadar angka, tapi sarana nyata pemberdayaan umat.

“Setiap rupiah yang terkumpul akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. Zakat bukan hanya memberi, tapi juga menggerakkan perubahan,” tegas Darami. (Tia)

News Feed